Hati Yang Luas
27 Desember 2008 -- 0 komentar
Suatu ketika, hiduplah seorang tua yang bijak. Pada suatu pagi, datanglah seorang anak muda yang sedang dirundung banyak masalah. Langkahnya gontai dan air muka yang ruwet. Pemuda itu, memang tampak seperti orang yang tak bahagia. Pemuda itu menceritakan semua masalahnya. Pak Tua yang bijak mendengarkan dengan seksama. Beliau lalu mengambil segenggam garam dan segelas air. Dimasukkannya garam itu ke dalam gelas, lalu diadukperlahan.
“Coba, minum ini, dan katakan bagaimana rasanya,“ ujar Pak tua itu.
”Asin. Asin sekali, “ jawab sang tamu, sambil meludah kesamping. Pak Tua tersenyum kecil mendengar jawaban itu.
Beliau lalu mengajak sang pemuda ke tepi telaga di dekat tempat tinggal Beliau. Sesampai di tepi telaga, Pak Tua menaburkan segenggam garam kedalam telaga itu. Dengan sepotong kayu, diaduknya air telaga...
Hati Yang Buta
05 November 2008 -- 0 komentarSemoga Allah Yang Maha Menatap, Yang Mengurus diri kita setiap saat. Benar-benar menyadarkan kita, bahwa hidup di dunia ini hanya mampir, hidup di dunia hanya sebentar. Semoga Alloh meyakinkan kita, bahwa akheratlah tempat yang kekal. Sebaik - baik tujuan, sebaik - baik cita – cita, yakni sesuatu yang kekal. Bagaimana mungkin, kita menggadaikan yang kekal, dengan sesuatu yang akan sirna.
“Keajaiban yang sangat mengherankan terhadap orang yang lari dari apa yang sangat dibutuhkan, dan tidak dapat lepas daripadanya. Dan berusaha mencari apa yang tidak akan kekal padanya. Sesungguhnya bukan mata kepala yang buta, tetapi yang buta ialah mata hati yang ada di dalam dada.” (Kitab Al Hikam, Syekh Ahmad Ataillah)
Saudaraku yang baik. Kita sering prihatin, kasihan,...
Hati hati bawa Hati
03 Mei 2008 -- 0 komentarAduh......,
Susahnya punya hati Letaknya tersembunyi, Tapi gerakan tampak sekali Aduh .....,
Susahnya menjaga hati makin menahan diri, makin banyak yang menawan hati...
