Jangan Menikah Karena?
23 September 2008 -- 0 komentarJangan Menikah Karena...?
1. Harta
Tidak ada gunanya hidup bergelimangan harta tanpa cinta. Harta dapat datang dan pergi setiap saat. "Cinta" yang sesat dan sesaat dapat diperoleh setiap saat, tapi cinta yang sejati tidak dapat dibeli dengan harta.
2. Perasaan Asmara
Rasa tertarik, simpati, naksir, yang merupakan asmara yang sering disalahartikan sebagai cinta. Asmara itu bukan cinta. Asmara dapat cepat berubah oleh rupa, harta, tempat dan keadaan. Asmara itu buta, tidak tahan lama dan tidak tahan uji. Cinta perlu diuji dalam suka dan duka dengan mata terbuka.
3. Rupa Saja
Kecantikan yang diluar memang indah, tapi dapat luntur termakan umur.
Utamakanlah kecantikan yang di dalam.
4. Rasa Iba
lba (rasa kasihan) memang baik dan harus ada dalam hidup kita, tapi tidak boleh menjadi dasar pernikahan. Kasihan dapat habis, tapi kasih tidak berkesudahan. Dasar pernikahan adalah kasih, bukan kasihan..
5. Untuk Kepuasan Sex Saja
Memang sex suci dan penting dalam hubungan suami - istri, namun tidak boleh menjadi tujuan utama dari pernikahan. Sex hanyalah salah satu bagian dari pernikahan. Orang yang hanya mengejar kenikmatan sex akan kecewa dan terjerat oleh kesusahan yang diciptakannya sendiri.
6. Paksaan Keluarga
Seorang anak harus patuh kepada keluarga, namun tidak boleh menyerah dalam hal nikah, kalau mereka memang salah dan anda...
Sang Pemimpin
11 September 2008 -- 0 komentarZahir sedang berada di pasar Madinah ketika tiba-tiba seseorang memeluknya
kuat-kuat dari belakang. Tentu saja Zahir terkejut dan berusaha melepaskan
diri, katanya: "Lepaskan aku! Siapa ini?"
Orang yang memeluknya tidak melepaskannya justru berteriak: "Siapa mau
membeli budak saya ini?" Begitu mendengar suaranya, Zahir pun sadar siapa
orang yang mengejutkannya itu. Ia pun malah merapatkan punggungnya ke dada
orang yang memeluknya, sebelum kemudian mencium tangannya. Lalu katanya
riang: "Lihatlah, ya Rasulullah, ternyata saya tidak laku dijual."
"Tidak, Zahir, di sisi Allah hargamu sangat tinggi;" sahut lelaki yang
memeluk dan 'menawarkan' dirinya seolah budak itu yang ternyata tidak lain
adalah Rasulullah, Muhammad SAW.
Zahir Ibn Haram dari suku Asyja', adalah satu di antara sekian banyak orang
dusun yang sering datang berkunjung ke Madinah, sowan menghadap Kanjeng Nabi
Muhammad SAW. Tentang Zahir ini, Rasulullah SAW pernah bersabda di hadapan
sahabat-sahabatnya, "Zahir adalah orang-dusun kita dan kita adalah
orang-orang-kota dia."
***
Nabi Muhammad SAW Anda anggap pemimpin apa saja, pemimpin formal kah;
pemimpin non formal; pemimpin agama; pemimpin masyarakat; atau pemimpin
Negara, Anda akan sulit membayangkannya bercanda...
Puasa, Kesehatan & Produktivitas Kerja
09 September 2008 -- 0 komentarJika saat ini Rasulullah Saw duduk disamping kita : “Wahai saudaraku, janganlah egois dan sok sibuk, sehingga tidak mau berjuang dan berkorban untuk Islam, karena keterbatasan waktu bisnis. Niscaya jika sahabatku Abu Bakar, Umar, Usman, Ali mengatakan 'I am too busy with my business, I don’t have time for Islam' aku yakin Islam tidak akan sampai ke Jakarta, BSD dan lain-lain. Risalah Islam yang didalamnya termasuk ibadah puasa sampai ke tempat kita berada karena jasa-jasa mereka".
Ada dua pendekatan yang dipergunakan dalam mengkaji interelasi puasa, kesehatan dan produktivitas kerja yaitu quantitative analytical dan qualitative analytical.
Quantitative Analytical
Kewajiban puasa pada dasarnya menjadi kebutuhan manusia. Apalagi kewajiban puasa tersebut hanya satu bulan dalam satu tahun. Bila kita kalkulasikan dengan waktu yang digunakan manusia dalam satu tahun sebagai berikut:
- Waktu hidup setahun 24jam x 365 hari = 8.760 jam
- Waktu kerja setahun 8 jam x 365 hari = 2.920 jam (33,22%)
- Waktu istirahat setahun 8 jam x 365 hari = 2.920 jam (33,22%)
- Waktu puasa 14 jam x 30 hari = 420 jam (4,8%).
Berarti manusia...
Doa dan Harapan
07 September 2008 -- 0 komentar
Lirihku semoga jadi doa
Tangisanku semoga jadi sesal
Nafasku semoga jadi tasbih
Tatapanku semoga jadi rahmat
Perkenankanlah Ya Rabb…
Harapanku semoga jadi kenyataan
Resahku semoga jadi jawaban
Deritaku semoga jadi kesabaran
Pelitaku semoga jadi impian
Kabulkanlah Ya Rabb…
Apakah Radiasi Handphone berbahaya?
23 Agustus 2008 -- 0 komentar
Handphone/ponsel tidak memancarkan radiasi infra merah pada saat menerima SMS/telepon. Berdasarkan artikel mengenai Cellular Frequencies (Wikipedia), frekuensi handphone adalah pada band 800 Mhz, 1800 Mhz, atau 1900 Mhz, sedangkan gelombang infra merah memiliki frekuensi 300 Ghz - 400 Thz. Ini jelas berbeda jauh. Lagi pula, dalam sebuah handphone yang tidak ada fasilitas komunikasi infra merah, tidak ada alat atau komponen yang dapat memancarkan infra merah. Lalu dari manakah infra merah itu berasal?
Apakah aman menggunakan handphone / ponsel ?
Ketika Anda mengirim/menerima SMS atau menelepon/ditelepon, handphone memancarkan gelombang elektromagnet agar dapat berkomunikasi dengan pemancar operator terdekat. Dalam jumlah yang berlebihan, radiasi ini berbahaya, namun dalam jumlah kecil, radiasi gelombang elektromagnet tidak berbahaya bagi manusia.
read more ...
